Agustus adalah bulan yang istimewa. Bulan di mana semangat kebersamaan terasa begitu kental, diwarnai riuh tawa dari berbagai sudut jalan yang merayakan kemerdekaan. Di Alfath Group, kami percaya semangat komunal ini tidak seharusnya berhenti di depan gerbang kantor. Justru, di sinilah semangat itu harus dipupuk dan dirayakan bersama.
Karena itu, pada Sabtu, 23 Agustus 2025 lalu, kami tidak hanya merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-80; kami merajut kembali esensi dari kerja sama dan kekeluargaan yang menjadi napas perusahaan kami. Inilah cerita kami di hari yang penuh makna itu.
Energi yang Meluap di Pagi Hari Paser
Pagi kami dimulai bukan dengan rapat atau laporan, melainkan dengan dentuman musik dan gerakan senam yang kompak. Ratusan wajah dari keluarga besar kami—dari staf hingga jajaran pimpinan—melebur menjadi satu, mengikuti irama dengan antusiasme yang menular. Energi positif inilah yang menjadi bahan bakar kami untuk memulai hari yang istimewa.
Di tengah keriangan itu, kami mengambil jeda untuk refleksi. Suasana seketika berubah menjadi khidmat saat kami berdiri tegap untuk apel bersama, diakhiri dengan lantunan megah lagu Indonesia Raya. Momen ini menjadi jangkar bagi kami, sebuah pengingat bahwa di balik setiap pencapaian, ada kecintaan dan kontribusi untuk tanah air.
Fondasi Itu Bernama Kekeluargaan: Pesan dari Hati
Sebuah perayaan akan kehilangan jiwanya tanpa sebuah pesan yang kuat. Jiwa dari acara kami datang dari sambutan Direktur Utama kami, Bapak Robby Chandra Sanjaya. Di hadapan seluruh tim yang dianggapnya sebagai “pasukan”, beliau menyampaikan sebuah filosofi yang menjadi DNA perusahaan kami.
“Ini bukan sekadar perayaan,” ujarnya dengan senyum hangat, “tapi ajang kita untuk mempererat kekeluargaan.”
Di era kerja yang serba cepat, kami di Alfath Group memilih untuk membangun fondasi di atas hubungan antarmanusia. Kami percaya bahwa tim yang solid bukanlah sekumpulan individu, melainkan sebuah keluarga yang saling percaya dan mendukung. Dan hari itu, kami tidak hanya mengatakannya, kami mempraktikkannya.
Saat Arena Kerja Berubah Menjadi Arena Tawa
Dan tibalah momen puncaknya! Teori tentang kerja sama tim dan kekompakan kami uji di bawah terik matahari, bukan melalui presentasi, melainkan melalui serangkaian lomba tradisional yang mengundang gelak tawa.
Tawa kami pecah saat menyaksikan keseruan Lomba Voli Terpal, di mana komunikasi menjadi buta dan hanya menyisakan insting serta tawa terbahak-bahak. Kami juga bangga melihat para srikandi Alfath Group menunjukkan kekuatan mereka di arena Lomba Panco Wanita, membuktikan semangat kompetisi yang sehat dan suportif.
Dari adu strategi yang tenang di meja Lomba Domino hingga adu cepat yang absurd dalam Lomba Catuk Paku dan Lomba Lepas Kaus Kaki, setiap sudut arena dipenuhi oleh sorak-sorai kami. Tidak ada lagi jabatan atau divisi; yang ada hanyalah satu keluarga besar yang bermain bersama.
#MitraExcellent: Bekerja Bersama, Bertumbuh Sebagai Keluarga
Saat hari berakhir, yang tersisa bukanlah tentang siapa yang menang atau kalah. Yang tersisa adalah memori kebersamaan, foto-foto penuh senyum, dan ikatan yang semakin erat di antara kami. Acara ini menegaskan kembali arti dari slogan #MitraExcellent yang kami usung. Keunggulan bukan hanya tentang mencapai target, tetapi tentang bagaimana kami mencapainya—yaitu bersama-sama.
Bagi kami, perayaan ini adalah cerminan budaya kerja yang kami bangun setiap hari. Sebuah budaya yang percaya bahwa investasi terbaik adalah pada manusianya. Karena kami yakin, perusahaan yang dibangun di atas fondasi kekeluargaan tidak hanya akan bertahan, tetapi akan terus tumbuh dan berkembang dengan kokoh.
Dirgahayu Indonesia, dari kami, keluarga besar Alfath Group.

